Kamis, 17 Oktober 2019

Review Printer

Sejarah Printer Laser

29 April 2016
0
Beri Rating :     

Printer laser adalah alat pencetak untuk komputer yang menggunakan teknologi diode cahaya untuk mendapatkan partikel-partikel kecil toner dari cartridge ke kertas. Pada tahun 1938 Charles Carlson mengembangkan teknik fotokopi disebut xerografi (atau electrophotography). Penemuannya ini dipatenkan pada bulan Oktober 1942. Teknologi ini membentuk dasar dari printer laser yang kemudian dikembangkan oleh Gary Starkweather, seorang peneliti dan insinyur di Xerox Palo Alto Research Center, mulai tahun 1969 dan selesai pada tahun 1971. Starkweather bekerja di bagian desain printer dengan memodifikasi mesin fotokopi Xerox. 

Starkweather menonaktifkan sistem pencitraan dan menciptakan sebuah drum berputar dengan 8 sisi cermin, dengan laser terfokus pada drum. Cahaya dari laser akan memantul dari drum berputar, menyapu halaman karena perjalanan melalui mesin fotokopi. Printer ini kemudian diberi nama EARS atau lebih dikenal dengan nama Xerox 9700. Sebagai printer laser pertama, ukurannya juga cukup besar yaitu mencapai 5 x 4 meter dan berbobot sekitar 100 kilogram. Sehingga biaya produksinya cukup tinggi dan belum diproduksi secara massal.  Namun printer ini menjadi langkah awal pengembangan dan evolusi industri laser printer di dunia. 

Semenjak itu, pengembangan printer laser pun terus dilakukan oleh berbagai ahli. Secara komersial IBM sendiri memulai teknologi ini dengan memproduksi IBM 3800 yang dipasang pertama pada kantor pusat akunting di F.W.Woolworth’s North American data Center di Milwaukee, Winconsin tahun 1976. IBM 3800 adalah industri pertama system printer kecepatan tinggi. Mengkombinasikan teknologi laser dan electrophotography. Pada awal 1980-an, permintaan sangat tinggi untuk ukuran printer yang bisa menghasilkan kualitas teks dan grafis yang lebih baik daripada printer tampak sudah ada di pasar. 

Hewlett Packard menjawab panggilan dengan printer Laser Jet yang kemudian cukup popular di Amerika. Tahun 1992, Hewlett-Packard memperkenalkan Laser Jet 4 yang terkenal, menggunakan resolusi 600 x 600 dot per inch(dpi). Produsen-produsen printer sampai sekarang berlomba-lomba mengembangkan teknologi printer laser baik itu Xerox, HP, Brother, Samsung, Canon, dan lain-lain.

 

Tahun 1969

Gary Starkweather, di fasilitas riset Xerox di Webster, New York, menunjukkan dengan menggunakan sinar laser dengan proses xerografi untuk membuat printer laser.

Tahun 1979

IBM memperkenalkan IBM 3800 laser printer, mampu mencetak 20.000 baris per menit.

Tahun1981

Xerox memperkenalkan Star 8010, dalam National Computer Conference. Banyak fitur yang dikembangkan pada Alto adalah incorported. Ini termasuk layar bitmap, WYSIWYG pengolah kata, mouse, printer laser, Smalltalk bahasa, Ethernet, dan perangkat lunak untuk menggabungkan teks dan gambar dalam dokumen yang sama. Dengan harga mulai dari US $ 16-17,000, komputer ini tidak sukses secara komersial. Meskipun sudah 100.000 unit yang diproduksi.

Tahun 1984

Apple Computer memberikan prototipe LaserWriter printer untuk Lotus Development, Microsoft, dan Aldus, dengan harapan dukungan aplikasi, mereka yang akan mengembangkannya.

Tahun 1984

Hewlett-Packard memperkenalkan printer laser LaserJet, yang menampilkan resolusi 300dpi, seharga US $ 3.600.

Tahun 1985

Apple Computer merilis Apple Laser Writer

Tahun 1986

Apple Computer memperkenalkan LaserWriter Plus printer.

Tahun 1990

Pengenalan Hewlett-Packard dari IIP LaserJet istirahat US $ 1000 harga hambatan jalan.

Tahun 1992

Hewlett-Packard memperkenalkan HP LaserJet 4 printer laser

Tahun 1993

Hewlett-Packard memperkenalkan printer laser LaserJet 4ml.

Tahun 1993

SMM memperkenalkan Laser ColorScript 1000 printer laser warna, seharga US $ 12.499.

Tahun 1995

Apple Computer memperkenalkan printer laser warna pertamanya, 12/600PS Laser Color Printer. Printer dpi 600x600 dilengkapi dengan 12 MB RAM, menggunakan mesin berbasis Canon, dan harga sekitar US $ 7.000.

Tahun 1996

Hewlett-Packard mulai pengiriman HP Laser Jet 5 printer laser.

Tahun 1996-sekarang

Printer laser terus berkembang dan bertambah setiap tahun

 

Kini banyak seri printer laser yang dapat kita temui dipasaran. Ukurannya pun samakin compact dibandingkan printer laser pertama. Meskipun beberapa perusahaan masih memproduksi printer laser ukuran besar untuk kebutuhan mencetak yang sangat besar.   Fitur-fitur khusus pada printer laser pun semakin berkembang. Semua itu dibuat untuk memudahkan user dalam penggunaan printer laser. Seperti fitur untuk multifungsi copy, print, scan dalam satu printer laser, mencetak dari ponsel smartphone ke printer laser secara langsung maupun fitur scanning 3D yang dapat memindai benda diatas scanner tanpa menggunakan penutup scanner. Kualitas cetaknya pun semakin tinggi serta kecepatan cetaknya pun semakin cepat. 

Sumber : wikipedia.com & www3.islandnet.com/ ~ kpolsson / comphist





Labels : info printer, printer laser, history, review, sejarah printer laser

Komentar (0)


Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
infoprinter.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis.








Featured Post

  • Unboxing HP LaserJet Pro 400 M401n
    Kali ini kami akan melakukan unboxing pada seri Printer HP Laserjet Pro 400 M401n. Printer ini merupakan salah satu produk printer laser unggulan HP di kelas printer laser monokrom. Kami memiliki beberapa printer ini di kantor yang kami beli sendiri dalam kondisi baru. Printer ini merupakan printer laser single function atau print only. Printer laser ini sudah mendukung jaringan menggunakan kabel LAN dan juga
  • Review Samsung Printer ProXpress SL-M3325ND
    Samsung SL-M3325ND membutuhkan waktu warm up time sekitar 10 detik untuk sejak printer ini dinyalakan. Namun ketika kami uji, membutuhkan waktu sekitar 23 detik sampai posisi stand by. Printer laser ini di klaim mampu mencetak dengan kecepatan hingga 35 ppm atau sebanyak 35 halaman per menit. Ketika kami melakukan pengujian cetak dengan mode normal dengan komposisi cetak standar dalam 1 menit, ternyata memang mampu mencetak 35 lembar kertas A4 dalam satu menit. Resolusi cetaknya mampu mencapai 600 x 600 dpi. Printer sudah dilengkapi dengan fitur automatic duplex printing untuk mencetak dua sisi kertas sekaligus. Namun kecepatan cetaknya akan turun sekitar 40-60% dari kecepatan maksimumnya ketika melakukan pencetakan duplex.

Video Channel